Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]


Turin - Juventus mengamankan perempatfinal Liga Champions di musim 2017/2018. Bianconeri pindah setelah kepergian wakil Inggris Tottenham Hotspurs dengan skor keseluruhan 4: 3 sebelumnya. Situs Judi Bola

Selain Juventus, tiga tim lainnya sudah lolos ke Liverpool, Manchester City dan Real Madrid. Delapan tim lainnya akan bermain di empat tempat terakhir di perempat final pekan depan.

Mereka adalah Manchester United melawan Sevilla, Shakhtar Donetsk dari AS Roma, Bayern Munich, lawan Besiktas dan Chelsea melawan Barcelona. Dari delapan tim akan lolos setelah 5: 0 melawan Besiktas hanya Bayern Munich untuk putaran berikutnya.

Dari semua tim kualifikasi, pelatih Juventus Massimiliano Allegeri mengemukakan untuk tidak bertemu Barcelona. Pelatih berusia 51 tahun itu tampak bosan bertemu dengan raksasa Spanyol tersebut.

"Satu-satunya tim yang tidak saya inginkan adalah Barcelona, ​​karena setiap tahun Barcelona, ​​Barcelona dan Barcelona sudah berakhir!" Allegri mengatakan, menurut Football Italia.

Ya, sejak di manipulasi Allegri Juventus sering bertemu Barcelona di Liga Champions. Pertemuan pertama berlangsung di final musim 2014/2015. Saat ini Barcelona menang 3:01.

Musim lalu, kedua tim bertemu di perempatfinal. Juventus bermain imbang 3-0 di Stadion J dan bermain imbang 0-0 di Camp Nou Barcelona. Nyonya akhirnya sampai di final sebelum mengalahkan Real Madrid 1-4.

Dan musim ini Juventus dan Barcelona juga saling berhadapan. Kali ini lebih cepat karena keduanya berada dalam kelompok (Grup D). Barcelona mencetak gol kemenangan untuk kekalahan musim lalu dengan hasil yang sama (3: 0) di Camp Nou dan Juventus melawan Turin.

Undian baru untuk perempat final akan berlangsung pada 16 Maret, bertepatan dengan undian perempat final Liga Europa. Selain Barcelona, ​​masih banyak tim besar lain yang bisa bertemu di Juventus, belum lagi Real Madrid dan Bayern Munich, yang sering menjadi momok bagi mereka.

Allegri sendiri merasa senang dengan semangat yang tidak fleksibel yang ditunjukkan oleh anak-anak angkatnya melawan Tottenham pada Kamis pagi (3.8.1818). Setelah 2-2 di Turin dan kalah 1-0 melawan Wembley, Gonzalo Higuain dan teman-temannya belum tentu putus asa. Mereka terus berusaha merobek gawang Hugo Lloris.

Ketika tim Tottenham tidak siap, Higuain dan Paulo Dybala mampu mengurangi situasi menjadi 1: 2 dalam waktu hanya tiga menit dan memenangkan Juventus 4: 3.

"Pemain dan klub ini pantas dihormati atas apa yang telah mereka capai dalam beberapa tahun terakhir," kata Allegri kepada Mediaset Premium.

"Ini kemenangan yang sangat berharga di stadion seperti Wembley, kami menunggu saat yang tepat, bermain dengan sabar dan memenangkan pertandingan, dalam dua set langsung saya pikir kualifikasi kami layak dilakukan," kata pelatih Juventus di Scudetto. Coppa Italia dalam tiga musim berturut-turut. (Abul Muamar)

No comments:

Post a Comment

Bottom Ad [Post Page]